″"Balai pengobatan di Kampung Cibuyutan buat kami adalah satu pengalaman yang berkesan. Walaupun perjalanan sangat melelahkan, bahkan beberapa dari tim Volunteer Doctor hampir menyerah, tapi saat melihat antusiasme warga, rasa lelah kami hilang dan berganti dengan perasaan senang. Senang bisa membantu warga yang mungkin jarang menerima pelayanan kesehatan. Terimakasih atas pengalaman penutup tahun yang berkesan. Membuat kami lebih bersyukur dan tetap ingat bahwa di luar sana banyak warga yang butuh pengabdian kita."”
Restya Sri - Volunteer Doctor
″Alhamdulillah, bersyukur banget bisa jadi relawan Super Camp Kampung Sarjana. Karena dengan jadi relawan Super Camp, saya jadi belajar untuk lebih bersyukur. Syukur Alhamdulillah di tempat tinggal saya air tanahnya masih cukup banyak sehingga tidak perlu repot-repot menunggu airnya mengalir kerumah atau bahkan harus pergi ke sumber mata air. Bersyukur juga karena akses pendidikan dari tempat tinggal saya sudah lebih terjangkau dibanding saudara-saudara saya yang tinggal di Cibuyutan. Subhanallah sekali untuk saudara-saudara saya di Cibuyutan yang masih semangat untuk melanjutkan sekolah demi mewujudkan cita-citanya walaupun aksesnya tidak mudah. Salut banget untuk mereka. Kemarin saat sampai di Cibuyutan, kebetulan di MI Miftahusolah sedang ada acara perpisahan. Ada beberapa siswa yang ceramah sambil melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Subhanallah suaranya bagus-bagus. Semoga nantinya mereka bisa menjadi generasi yang membanggakan dari Cibuyutan. Terima kasih Kampung Sarjana yang sudah memberikan saya kesempatan menjadi relawan Super Camp dan mendapat pengalaman yang berkesan.”
Helma - Relawan Super Camp 2015
″“Aku ingin melihat adik-adik asuhku di Desa Cibuyutan”, keinginan itulah yang membuatku menyempatkan diri untuk berkunjung ke Desa Cibuyutan. Selain itu, aku juga sudah pernah menandatangani perjanjian yang menyebutkan bahwa aku wajib ke Desa Cibuyutan, minimal satu kali.Tak lega rasanya bila aku belum menuntaskan satu kewajibanku itu. Ketika aku turun dari kendaraan dan berjalan menuju Desa Cibuyutan, aku disambut oleh pemandangan sawah melampar luas, kerbau-kerbau menatap padaku dengan seksama, dan jembatan kayu tergantung di atas sungai yang kering. Sesampainya aku di Desa Cibuyutan, interaksi dengan adik-adik asuh merupakan kesan mendalam yang kudapatkan. Mulai dari adik yang pemalu, adik yang senang menggendong tetangganya yang masih bayi, adik yang mengintip dari kejauhan, adik yang berhasil mengalahkan Bapaknya bermain catur, adik yang melingkari kata-kata penting dengan sangat tekun, hingga adik yang menjemput kakaknya yang kewalahan; mereka semua memperlihatkan kesungguhan untuk belajar. Tak lupa kulihat Ibu-ibu yang berbondong-bondong menuju ruang kelas untuk mendapatkan penjelasan program KS, memperlihatkan kesungguhan dan ketulusan mereka dalam mendorong anak mereka untuk mengemban pendidikan yang lebih tinggi dari mereka. Tujuan awalku untuk melihat adik-adik asuh di Desa Cibuyutan memang terpenuhi melalui kunjuanganku ini. Namun, setelah aku melihat dengan lebih dekat dan merasakan sedikit sekali kehidupan di Desa itu, aku menjadi lebih yakin bahwa Desa Cibuyutan memerlukan uluran tangan kita untuk berkembang menjadi Desa yang mandiri dan menjunjung pendidikan wajib untuk anak-anak mereka. Mereka sudah memiliki kemauan untuk maju, saatnya kita bantu untuk membukaan jalan bagi mereka.”
Mila - Kakak Asuh Kampung Sarjana
″Anak muda itu punya semangat dan energi di atas rata-rata orang pada umumnya, sayang kalau kelebihan itu disimpan untuk diri sendiri. Kampung sarjana dan komunitas-komunitas positif lainnya menjadi bukti, masih banyak anak muda yang sadar bahwa hidup menjadi kurang bermakna tanpa berbagi manfaat dengan mereka yang membutuhkannya”
Muhammad Sigit Susanto - Ketua BEM KM IPB 2013
″Kampung Sarjana adalah komunitas yang akan melahirkan banyak sarjana dari kampung. Komunitas yang membesarkan impian dan menguatkan harapan bangsa di masa depan.”
Aditya Pradipta - Ketua BEM UNJ 2011

Copyright © 2017 Kampung Sarjana. All Rights Reserved